Rabu, 16 Agustus 2017

Take A Breath

After three week doing my job, finally its time to take a breath for a while and enjoy me time with this lady before i got back my busy time until september. We spend our time at cozy korean restaurant around PIK named GAMSUL. 

Why her?
Its because She always stand by me in any condition. When im happy, when im fall into fucking deep hole. So for me, she is not only a closer friend, she is my lovely sister. 




Kamis, 10 Agustus 2017

Sheza Idris Menikah, Sejarah 7 Tahun Lalu Berulang

Tahun 2011 gw pernah POSTING INI. Saat itu menjadi titik lompatan besar karier gw di industri fashion yang baru gw geluti sekitar 5 tahunan. Shezy Idris adalah selebritis indonesia pertama yang mempercayakan kebaya pernikahannya kepada gw yang terbilang masih anak kemarin sore. Hari ini Sang adik, Sheza Idris membuat sejarah itu berulang. 




Hari ini serasa balik lagi ke moment 7 tahun lalu, semua masih nyaris sama. Di tempat yang sama, di keluarga yang sama, dengan prosesi yang sama. 



Shezy Idris after siraman di tahun 2011 (kiri) // Sheza Idris after siraman 2017 (kanan)

Satu hal yang gak pernah berubah dari anak ini adalah, dia tau banget apa yang mau dia pakai. so kebaya yang pernah gw buat untuk dia gak pernah bias bias kasih A.K.A biasa-biasa aja.


7 tahun lalu saat dia mengenakan kebaya sunda yang gw modifikasi di prosesi lamaran Shezy Idris, lalu kebaya kutu baru yang nampak kekinian di prosesi siramannya hari ini.

7 tahun lalu Shezy Idris mengenakan kebaya rancangan gw dengan label Crazy No Play dan hari ini Sheza Idris mengenakan kebaya hasil rancangan gw dengan label yang telah berganti menjadi FASHION ETHNIC INDONESIA a.k.a F.E.I ( my name for sure)












Senin, 24 Juli 2017

Merasa Turis Di Kampung Halaman Sendiri

Mudik, satu kata yang sangat familir ditelinga terlebih saat Ramadhan nyaris mencapai pucaknya. Tapi sebetulnya pernah gak sih loe coba mencari tau arti kata ini secara khusus?
Sepengetahuan gue, Mudik itu berasal dari kata "Muleh Ndisik" yang merupakan bahasa jawa yang artinya adalah "Pulang dulu". Mungkin karena banyaknya orang-orang Jawa yang merantau ke berbagai daerah di seluruh pelosok Negeri dan akan pulang ke kampung halaman saat Lebaran tiba, menjadikan sepenggal kata ini menjadi kata yang banyak digunakan oleh orang-orang perantauan.

Ngomongin soal mudik, Lebaran kemarin gue menghabiskan 21 Hari di kampung halaman yang berjarak 2262 Km dari Ibu Kota Jakarta. almost a month! Secara Pulang ke Bontang itu adalah moment langka buat gw di tambah ongkos mudiknya bikin kantong kering kerontang, jadi sayang aja kalau pulang kampungnya cuma beberapa hari, MUBAZIR.

Pulang ke Bontang itu, gue selalu mengatasnamakan diri gue ini adalah turis. Karena dengan begini gue akan selalu mencari hal-hal baru di Kota gue ini. Kedengeran rada aneh ya? MEMANG.  Walau ini adalah kampung halaman sendiri, tapi tak mengunjunginya dalam rentan waktu satu sampai dua tahun pasti akan banyak hal yang berubah dan baru. Ditambah sekian tahun hijrah dari kota ini membuat gue kehilangan banyak teman di Kota ini, Nyaris gak punya teman. Jadi untuk membuat 21 hari liburan gue di kampung halaman tetap hangat dan berkesan, maka gw pasti akan blusukan sana sini buat cari-cari hal baru. And you know what? I found it!! sebuah area eksotis berpasir dan gersang nyaris di ujung kota Bontang.


Loe gak akan menemukan langit seindah ini di Jakarta

Pusing mikirin jodoh yang gak kunjung datang

Three Mas Ketar Ketir

Pose wajib!!!

Gersang kek idup gw

Lagi nyari teman jalan yang bisa di gandeng

Lelah

Yang Motoin:
Jordan - Saiy - Bogel


How to go to there:

Dari Jakarta ( Naik pesawat ke Balikpapan ) Dari Balikpapan naik Travel atau bus ke Bontang melewati Samarinda -/+ 6 Jam. Nyampe Bontang istirahat dulu lempengin punggung sama pantat yang panas. lalu setelah itu dari Pusat kota Bontang ke Arah Bontang Lestari ( Area pemerintahan Bontang berpusat) melewati kantor Walikota, lalu Stadion Sepak Bola Bontang kemudian arah Lapas/ Penjara Bontang, nah maju dikit lagi dari Lapas, area ini ada di sebelah kiri. Saran gw kalau mau kesana bawa cemilan dan air minum.








Selasa, 27 Juni 2017

Mudik, Lebaran dan pertanyaan HORROR

Ramadhan 1438H /2017 Masehi berlalu dengan cepat. Dulu, saat masih kecil. Puasa dibulan Ramadhan itu ibarat penyiksaan, karena harus menahan lapar dan haus sepanjang hari. Dari Imsyak ke Maghrib rasanya laaaaamaaaaaaa banget. Jadi terpaksa nyolong icip-icip makanan sisa sahur pas Mama atau Bapak lagi lengah. Biar kuat puasa sampai sore, Hahahaha *pengakuan dosa*. Jadi kalau puasa sehari aja rasa sungguh menyiksa, maka menunggu lebaran tiba sering kali membuat putus asa. Tapi itu dulu, dan rasanya semua anak usia under 10 yo mengalami hal yang sama. Lain cerita diusia matang seperti sekarang, rasanya puasa baru mulai ehhhh...tau-tau sudah tiba di penghujung Ramadhan. Dan itu artinya waktu mudik ke kampung halaman pun sudah diujung mata. 
Ramadhan tahun ini penuh berkah, pekerjaan tak berhenti, justru kian bertambah diminggu terakhir jelang ramadhan dan artinya tahun ini benar-benar bisa mudik setelah tahun lalu ngerasain lebaran di Jakarta sorang diri, gak bisa kemana-mana juga karena sebagian teman pasti mudik dan tarif mobil online mendadak naik berpuluh puluh kali lipat dr harga normal, gak bisa makan buras dan ayam bumbu lengkuas karena gak ada yg masak dan gak ngerti cara masaknya selain mama, gak bisa pake baju koko kembaran sama saudara dan Bapak, walhasil cuma mewek sendirian, dan baru bisa makan setelah mall buka jam 12 siang.
P.E.D.I.H

Seperti yg gw bilang, di minggu terakhir semakin banyak pekerjaan yg harus gw selesaikan demi mengumpulkan rupiah demi rupiah buat ongkos mudik, seragam lebaran keluarga baru bisa gw kerjakan -9 jam sebelum mudik dan belum benar-benar rampung saat jarum jam sudah tepat berada diangka 3 dini hari. Dan hanya punya waktu -/+ 30 menit untuk packing dan segera meluncur ke bandara.

Nyaris ditinggal pesawat karena proses check in yg mengular

2 jam snewen di pesawat karena cuaca gak begitu bagus.

Mati gaya di mobil yg harus menempuh 6-7 jam perjalanan Balikpapan - Bontang

Nyempetin photo-photo keceh di Jembatan Mahakam Samarinda, lumayan mulihin pantat yg keram.

Dan ceritanya lagi mau mengejar sunset di tanjakan tersohor seantero kaltim. Disebut Gunung menangis dan diatas gw sana sedang terjadi kecelakan hebat, sebuah mobil menabrak pembatas jalan mobilnya tertancap si besi baja pembatas jalan

I took 15 hours to travel 1412 miles from Jakarta to Bontang (East Borneo). Pantat dan punggung berasa panas ditambah isi perut yang teraduk-aduk karena kondisi jalan raya Samarinda Bontang yg sebagaian besar kacau balau. 

Eid Mubarak Al Fitr 1438H

The Usman's squad wearing Koji

Buat gw pribadi lebaran itu mengandung dua unsur: SENANG & HOROR. Seneng karena bisa sholat eid bareng keluarga, makan panganan khas lebaran yg dibuat setahun sekali, dan bisa pake baju kembaran sama keluarga. Horror karena akan dihadapkan pada pertanyaan keramat saat silaturahim bersama keluarga: KAPAN KAWIN? mereka-mereka itu pada gak bosan mengulang pertanyaan yg sama ya setiap tahun kalau ketemu gw? Kan gak mungkin juga gw jawab GW DAH MAHIR KAWIN, Gak mungkin kaaaaaaan? Alemong berakhir ditiang bendera gw.

Rabu, 07 Juni 2017

New York Fashion Blogger



Sejujurnya page postingan ini membuat gw binggung harus memulai darimana, gw mau posting photo yg gw capture beberapa hari lalu dari account Instagram dua orang Fashion Blogger di Amerika. Mungkin karena terlalu senang hingga gw kehilangan kosakata untuk memulai paragraf pertama postingan hari ini. 

Tadi, beberapa jam yang lalu, saat tengah menikmati lembar demi lembar buku Karya Tere Liye gw menyempatkan menengok Instagram store nya Koji dan menemukan postingan salah satu Fashion Designer Khusus baju muslim yang tengah melesat namanya di industri fashion Tanah Air. Dia menulis "Mimpi itu harus tinggi, ketika satu mimpi kita terwujud buatlah mimpi baru yang lebih tinggi sehingga kita punya semangat dalam melakukan yg kita cintai. Go international adalah salah satu tantangan dan mimpi besarku bersama team, bukan hanya sekedar fashion show diluar negeri tapi juga menjadi Brand yg diperhitungkan"  - Ria Miranda-

Lalu setelah itu gw teringat untuk posting photo ini, lalu blank kehilangan kata, raib semua, dan perlu sedikit lebih lama untuk menulis kata pertama.

Well, Koji sudah memulai langkah pertama untuk menyebrang ke Benua lain, dan dua orang fashion blogger yg ada diphoto itu tengah mengenakan baju saya, they both wears KOJI DAILY WEAR. masih jauh dari "MENJADI BRAND YANG DIPERHITUNGKAN"  tapi Nothing is Impossible. Sama ketika kali pertama tumpukan baju gw berlabuh di Indonesia Fashion Gallery_New York, awalnya juga sebuah kemustahilan buat gw. So?! Wait and see. 

Minggu, 04 Juni 2017

BAJU LEBARAN, UDAH BELI?

Ramadhan sudah memasuki hari ke 9, gak terasa sisa 20 hari lagi menuju Lebaran. Hahahhahaa....masih jauh maleh.
Eh, tapi 20 hari itu gak akan berasa loh, sumpah! ini puasa dah hari ke 9 aja rasanya baru kemarin grasak grusuk nyari makanan buat sahur. Dan karena malas mondar mandir subuh-subuh buta buat nyari makanan walhasil sudah 9 hari ini gw sahur dengan NASI PADANG!!! ampe nasi padang yang full bumbu full rempah full lemak sudah gak ada bedanya seperti gw makan nasi putih + ikan + sayur bening. Rasanya Samakkkkkkk!!!!!

By the way, selama 8 hari ramadhan yang telah terlewati dah bukber kemana aja kuy? gw mah belom ada yang ngajakin bukber, hahahaha...tapi nda apa-apa ding, bukber bikin gak bisa hemat, apalagi kalau diajak bukbernya di Mall. KELARRRR! semua makanan kek mau dimakan, ditambah ngantri yang panjangnya amit-amit berasa lagi NGANTRI JODOH, eeehhhhh.

Nah, ngomongin mall, biasanya menjelang Lebaran penuhnya dah ngalah-ngalahin pasar impres. antri sana, antri sini. Tujuannya cuma satu, BERBURU BAJU LEBARAN dan tetek bengeknya. Duhhh, idup jangan dibuat susah kuy! tiap detik megang smart phone, jangan kalah pinter sama ponsel pinternya. Sekarang belanja kebutuhan Premier, kebutuhan sekunder sampe kebutuhan Tersier tinggal mengandalkan ujung jari ama jempol doang. Tadaaaaaaa semua bisa teratasi tanpa perlu ngerasain betis kondean karena kelamaan antri dan mondar mandir sana sini diantara kerumunan ribuan orang. 

Nihhhhh, coba mampir ke mari -----> SHOPEE atau YUK BELANJA PINTAR  loe bisa menemukan apa yang loe cari disana buat tampil makin keceh saat bersilaturahim di moment lebaran besok. selamat menghabisakan gajih bulan ini kuy! Tenang aja, Gajih habis, THR masih ada. AMANKAN kuy?!





Model by Nisfi & Via.
MUA by Fei (saya sendiri)
Fashion Stylist by Fei (saya sendiri juga)
Photographer by Riza Toha & David from MatteBox Studio but this photo taken at Mataram Photo Studio Fatmawati.
Photo Editing by Fei (saya sendiri lagi kuy)


Selasa, 23 Mei 2017

Antara Ulangtahun, Pernikahan dan NEW YORK

April tahun ini terasa jauh lebih istimewa dan penuh kejutan buatan gw. Terkejut karena usia gw telah menginjak 35 taon which is udah cukup tua untuk pria segera menikah. Tapi hilal jodoh belum juga menampakan semburatnya walau hanya setitik. Hahahaa....

Lalu bulan ini gw juga dikejutkan oleh short message service adik kedua gw disore hari saat gw sedang adu rembuk membahas beberapa project bersama kawan.

"Assalamualaikum bro. Maaf ya, aku duluan bro. Tadi aku habis lamaran. Semoga saat hari km juga segera menyusul."

Demmmnnn!!!! Bikin shock, bulir-bulir lembut bubble dr green tea late yg sedang gw seruput nyaris tersangkut ditenggorokan. Well, adik gw akan kembali melangkahi gw menuju pelaminan, dan seperti sebelumnya gw adalah orang terakhir dikeluarga inti yg dpt info bahagia sekaligus bikin sesek ini. Sesek bukan karena akan kembali didahului menikah oleh adik gw,  tapi nelangsa karena sebagai abang yg dilangkahi permohonan ijin itu justru datang setelah lamaran terjadi. My Godddd gw gak penting-penting amat rupanya di keluarga ini. Hahahahahaha.

Tapi satu hal yg bikin gw sumringah. Tunggu!!! Tersenyum lebar tepatnya, karena April kmrn adalah bulan penting dlm kemajuan karier yg jatuh bangun gw usahakan bertahun-tahun lamanya. Koji Daily Wear, second brand gw pada akhirnya terbang jauh dan mendarat di Indonesia Fashion Gallery NEW YORK. 

Sebuah pencapaian yg gak mudah untuk bisa sejauh ini, dimana tahun lalu sempat berada dititik nol. 




Photo edited by my self.

Kamis, 04 Mei 2017

Keranjingan

Flash back ke 15 tahun lalu, saat era milenium baru saja menginjak usia 1 tahun, dan disaat kelulusan gw dari bangku SMA juga baru seumur jagung, rasanya perkembangan teknologi saat itu berjalan lamban selambat siput yg sedang lomba lari marathon dgn kancil. Punya Handphone Nokia 3310 serasa sudah mevah bgt saat itu, ya gak sih? Yekan?!

Tapi coba tengok sekarang, perkembangan teknologi disemua bidang seperti saling menyalip satu sama lain. Hidup berasa makin canggih. Semua ada dalam genggaman. Cuma perlu ujung telunjuk, kita bisa membuka cakrawala dunia. Aihh sedap!

Suka nyanyi?
Biasa nyanyi dimana? Kamar mandi atau ruang karoke?
Kalau mau jujur gw lebih sering memacu urat leher dan suara sumbang gw dikamar mandi. Sering-sering berkunjung ke tempat karoke bisa bikin rekening jungkir balik! Muahal. Kecuali ada yg bayarin, itu beda perkara.

Well, sekarang itu hidup betul-betul dimanjakan dgn teknologi. Seperti halnya pengen ketemu dgn pacar yg nun jauh disana tinggal buka aplikasi chat, geser ke menu video call, voilaaaaaa.....real time sudah bisa bertatap wajah walau jarak ribuan mil memisahkan. Lalu kelaperan tengah malam, tinggal buka aplikasi penyedia panganan 24 jam online habis perkara, pemadam kelaparan datang, lapar teratasi. Nah pengen nyanyi-nyanyi cantik tinggal unduh aplikasi Smule di smart phone loe dan taraaaaaaaaaa....loe bisa tendem dgn penyanyi-penyanyi dadakan yg tersebar diseantero jagat. Mau yg bersuara empuk nan renyah dengan paras rupawan atau yg bersuara sember dgn liukan tubuh ora genah. Tinggal pikih sob.

Jadi CONCLUSION dr postingan gw kali ini, gw cuma mau bilang:
GW LAGI KERANJINGAM SMULEAN 😆😆😆😆


                  






-SEKIAN-

Selasa, 25 April 2017

Kawin silang Dangdut & Pop

Multitasking itu sebuah kewajiban sih menurut gue. walaupun gak semua orang di hadiahi kemampuan untuk mengerjakan banyak hal. Banyak diantaranya yang hanya bisa mengerjakan satu hal saja demi alasan FOKUS, tapi buat gw pribadi Multitasking itu berkah yang bisa membuat gue mendapatkan lebih banyak rejeki. Rejeki itu gak hanya berupa uang, tapi NETWORKING yang pada saatnya akan sangat berguna untuk mendukung pekerjaan. Mennnnnn, gak semua hal yang dikerjakan itu harus berujung uang walaupun pada kenyataannya semua hal di Jakarta ini perlu uang. Lalu bagaimana itu urusannya kalau begitu?

Ahhhhh, lu atur aja idup loe! biar gak drama, yekannnnnn.

Anyway baru-baru ini gw baru saja mengerjakan sebuah project styling untuk pembuatan video cover sebuah group vocal jebolan ajang pencarian bakat. Dua diantaranya adalah Alumnus KDI 2015 MNC TV dan Dua orang lagi dari ajang yang sama pula I CAN SEE YOUR VOICE INDONESIA MNC TV. Ini unik! 4 member bergabung dalam sebuah label yang mereka namai THE WAVE dengan mengawinsilangkan dua genre yang berbeda dalam satu harmoni musik yang ciamik. Yang bikin unik justru karena didalamnya terselip sedikit-sedikit nafas dangdut berupa cengkok yang justru bikin perpaduan suara dari 4 orang pria-pria belia ini dalam bernyanyi.  




This Art Work made by me.
The Waves in Crazy No Play, Koji Daily Wear, Cultura & Oline Workrobe

Senin, 10 April 2017

35, Episode Surprise yang GAGAL TOTAL

April itu terkenal bukan hanya karena kebiasaan April MOP saban tanggal 1, masih ada gak sih kebiasaan boongin orang secara massal ini?
Lalu, April itu istimewa karena ini bulan kelahiran gw. Oh my God, i was 35th this year. Tuak yah?! semoga jodoh gw sudah terlahir ke dunia biar makin gak kelamaan jadi jomblo bapuknya. 

Well, April ini berasa jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya. PERTAMA karena diawal april ini gw mendapat kabar bahwa adik gw yang ketiga baru saja melangsungkan prosesi Lamarannya yang artinya gw akan di 'langkahin" kawin lagi. KEDUA akan ada peningkatan luar biasa di karier gw yang nyaris padam, awal april pun gw menandatangin kontrak untuk sebuah kerjasama di bidang fashion, and im so blasedddddddddd. Ini masih rahasia, As Soon As Possible gw posting!!!!

Tadinya, gw berencana merayakan ulangtahun gw kecil-kecilan saja bersama beberapa sahabat. piknik ala-ala di Ragunan sambil makan nasi liwet, tapi Batal karena lagi bokek. belom gajihan kawan. hahahahhaa. Lalu, seseorang yang sudah tidak layak disebut sebagai sahabat melainkan SAUDARA berniat memberikan kejutan. Pertama di tgl 9 dia tlp gw untuk tanya size baju sama size sepatu (happy bakal di beliin kado), lalu kedua di hari ulangtahun, gw meluncur ke rumahnya yang sebelumnya kami dahului dengan ngobrol-ngobrol ringan melalui aplikasi chat.

Uttie: "Nanti kalau udah sampai kasih tau ya, aku lagi di kamar, Acil lagi gak ada."
Gw: "Ok"

Dan terlalu asyik ngobrol sama seseorang di mobil, maka terabaikanlah chat itu, dan sampailah gw dirumah Uttie disambut si kecil Enzo.

Enzo: "Uncleeeeeeeeeeeeeee......(dengan senyum mengembang) acukkk yookkk uncleeeeee.

Dannnnnnnnn  gw mendapati seonggok Fruit cake di meja makan dengan manjanya, dan mendapati Si Inces sedang nge-blow cantik di kamarnya.

Uttie: "Laaaaaaaahhhhhhhh udah sampe ajaaaaa. kenapa gak bilang? kan jadi gagal surprisenyaaaaaaaa."
Gw: "Hahahahahahahahahaa anda tak bakat ngasih kejutan. Jadi makan sushi?"
Uttie: "Kagak!!!!! udah tutup tau jam segini."
Gw: "Ih restoran macam apa ini jam 1 siang udah tutup."
Uttie: "Kita nonton aja."
Gw: "Nonton aposeh?"
Uttie: "Danur."
Gw: "Hasyemmmmmmm baru juga tadi liat itu postingan orang-orang di IG, dan skrng malah diajakin nontonnnnn. kan itu film horrorrrrrrrr, yg main aktris yg gak aku sukaaaaa."
Uttie: "Ayolaaaaahhh temeninnnn. Agung gak mau, jadi kamu yg kudu temenin nonton."

Fruite cake, birthday surprise yang gagal total dr Inces Uttie. 


Dark Choclate cake dr Bebeb Rya sehari setelahnya yang juga gagal total karena ngirimnya pas saya lagi tidur dan abang Grab gak nemu alamat rumah gw, hahahahaha kalian ga bakat bikin orang terkejut.

Nyaris lumer karena dikirim bolak balik dari Bintaro ke Pondok Pinang.


Hokeh, dari semua kejutan yang di rencanain si Inces dan ternyata SEMUA GAGAL TOTAL. cuma ini kejutan yg bikin terkejut. Nonton film horror! genre film yang paling gak pernah gw suka, karena pasti gak akan bisa bikin tidur setelahnya. Dan benar saja, waktu nonton dia yg histeris, nonton film sambil ngintip dari sela-sela jari yang menutupi wajah, sementara gw ketawa-ketawa sepanjang film. Bukan menikmati acting si Prisi latuconsina si ratu dramak infotaiment! lebih karena berusaha relax sama actingnya si Asih (Shareefa Daanish) yang bikin bulu kuduk naik semua, Kamfrettttt itu orang.

In the end, happy birthday to me. im so proud to be me. semoga di usia yang makin bertambah (sekaligus berkurang) senantiasa diberi kesehatan oleh sang  pemilik Hidup, Allah SWT. diberikan hati yang bersih biar gak iri dengki sama orang lain, bermanfaat di sisa usia. Amin Ya Rabbalalamin.

Minggu, 26 Maret 2017

Perkara Tawar Menawar

Suka shooping?
Shooping apa biasanya?
Lebih suka shooping di mall, Bazaar, Onlineshoop di webstore or Instagram?
pertanyaan terakhir, SUKA NAWAR?

Sebagai pedagang, bertemu dan menghadapi costumer yang doyan nawar bukan hal baru lagi buat gw maupun pedagang-pedagang lain. Tipe mereka pun berbeda-beda. Dari yang nawarnya malu-malu, nawar secara saklek dengan memotong harga nyaris setengahnya dan kalau gak di kasih kemudian sok acting pura-pura pergi berharap di panggil lagi (Tipe penawar seperti ini sudah dipastikan lebih sering shooping di ITC), nawar dengan membanding-bandingkan brand yang sedang di tawar dengan brand besar seperti Zara, Top Shop, Top Men and the bleh and the bleh.

Contoh kasus costumer suka nawar yang pernah gw hadepin waktu lagi berdagang di pop up store reguler gw di Citos saban Hari selasa.

Costumer: "Diskon dong masssss, buat hadiah ulang tahun temen nih."
Gw: "Kasihan banget temennya di kadoin barang diskonan mbak. Harganya gak seberapa loh ini di bandingkan sama ongkos sampyen ngopi-ngopi 3 jam di Starbucks"
Costumer: "Hahahahahaaa.....bisa aja nih masnya. Tapi diskon yah, Temen kita pengen banget nih dress yang ini. Tar kita bantuin doa-in deh biar  laris manis dagangannya."
Gw: "Duhhhh sayang mbak PANITIA BAZAARNYA GAK MAU DI BAYAR PAKE DOA, MAUNYA DIBAYAR PAKE UANG CASH."
Costumer: "Ha...haaa.haaaa...Iya bener-bener, yaweis deh. Bungkus deh yang ini."
Gw: "Nah gitu dong cantikkkkk."

Lalu, di lain waktu gw juga menemukan tipe pembeli dengan tipe menawar yang nyakitin hati.

Costumer: "Bagus-bagus bajunya. nyontek modelnya di mana nih mas? Zara?"
Gw: SENYUMIN AJA
Costumer: "Yang ini berapa mas?"
Gw: "185ribu mbak."
Costumer: "Gak 50rb aja?
Gw: "Gimana kalau baju yang lagi ibu pake sekarang saya beli 50ribu mau?"
Costumer: BERLALU DARI BOOTH GW DAN BELI BAJUNYA DI BOOTH YANG LETAKNYA PERSIS DEPAN BOOTH GW.

Pesan gw buat tipe pembeli macam ini: Sebelum loe nawar dagangan orang loe cari tahu dulu tuh barang yang dijual produksi sendiri atau boleh ngambil di supplier yang bisa loe tawar seenak dengkul loe.







New Arrivals from Koji Daily Wear for this week. 




Minggu, 12 Maret 2017

Jogja Istimewa, semakin istimewa di Hutan Pinus Imogiri

Jogja dan Bandung, saat ini pasti menjadi dua kota yang menempati TOP LIST sebagai destinasi wisata dalam negeri yang banyak diburu oleh pelancong Dalam Negeri dan Mancanegra, yah walaupun bukan menjadi kota destinasi liburan Raja Salman dan Pangeran-Pangeran gantengnya yang belakangan bikin pecah semua media di Indonesia, bikin histeris warga Indonesia dan menjadi trading topic di semua sosial media. Kalau kemarin gw sempat plesiran singkat ke The Lodge Maribaya Lembang Bandung yang menjadi destinasi terbilang baru dan sedang Hip di kalangan instagramers, beberapa waktu lalu sebetulnya gw sudah juga menyambangi Hutan Pinus Imogiri di Desa Manguna, Bantul Jogja. Di spot wisata ini suguhan utamanya adalah hamparan hutan pinus yang berdiri jumawa seolah menantang langit. Berada disini akan membawa kita serasa berdiri di tengah-tengah set film Twiligth, duhhhh pengen jadi Manusia Srigala dehhh! Aummmmmmmmm.



Mungkin ada beberapa fakta yang tidak diketahui oleh para penikmat wisata alam yang sudah berkunjung ke hamparan hutan pinus ini. Pertama, bahwa sesungguhnya secara Administratif Hutan Pinus Imogiri itu tidak masuk ke dalam wilayah Imogiri melainkan Kawasan Resort Pengelolaan Hutan Mangunan. Kedua, hamparan hutan pinus Imogiri dulunya bukan tempat heitsss dan merupakan area gersang dan tandus yang kemudian di Reboisasi dengan luas mencapai 500Ha. Ketiga, Hutan Pinus Imogiri berada diatas makam Raja-Raja Imogiri.



Dengan area seluas itu, Hutan Pinus Imogiri menjadi salah satu tempat berphoto yang banyak di buru oleh para juru kamera, dari yg pro beneran sampai yang juga hanya pro membidik moment dengan menggunakan lensa kamera ponsel (Sperti gw!!!!!). Photo disini gak perlu punya keahlian khusus kok, its only about taste dan angel yang tepat, karena semua titiknya sudah cuamikkkkkk bos.




Pose-Pose menanti jodoh

Lalu bagaimana cara mengunjungi tempat ini? silahkan CEK TOKO SEBELAH! (beberapa data juga gw comot di lapak ini)

Senin, 27 Februari 2017

Brothers Date di The Lodge Maribaya Lembang

Bandung itu kalau diibaratkan seperti rupa artis mungkin mirip sama Dian Sastro kali ya, cantik, elok, rupawan, menarik, bikin gemes seperti dedek-dedek gemes yang lagi banyak diburu ama om-om centil haahhahahaha.....

Setelah beberapa tahun ini semua account instagram dijejali dengan berbagai angle photo di Tebing Kraton yang heits itu, baru-baru ini muncul lagi destinasi wisata keceh di Bandung yang letaknya di sekitaran Lembang, The Lodge Maribaya. Katanya, tempat wisata baru ini adalah hasil perkawinan silang antara Kali Biru di Kulon Progo dan Tebing Kraton bandung, jadi untuk membuktikan keabsahannya  maka berangklah gw ke TKP bareng adik bontot gw yang sedang berkunjung ke Jakarta. jadi biasanya kalau gw ngetrip selalu sendirian, maka kali ini judul trip singkatnya adalah Brothers Date!




Brothers Date, Lakik olahraganya Anti Mainstream.
Spot ini berbayar 20ribu per orang. Lumayan bikin Jeper.



Bandung, Di siang hari yang mulai rintik-rintik..........

Kehadiran Ojek dan Mobil online membuat segalanya menjadi sangat mudah, termasuk ketika harus berkunjung ke The Lodge Maribaya dari hotel gw menginap di sekitaran Cimbeleuit, perjalanan seharusnya hanya ditempuh plus minus se-jam-an, tapi karena si AA driver ngikutin jalur yang diarahkan oleh Google Map dan jadi muter-muter maka perjalan yang seharusnya singkat itu malah jadi molor jadi kurang lebih dua jam. Jadi gw sarankan kalau ingin berkunjung ke The Lodge Maribaya akan lebih menghemat waktu kalau loe berangkat dari arah Dago. Lupakan saja si Google Map itu, sungguh gak guna!!!

Lalu apa yang ditawarkan The Lodge Maribaya sehingga gaungnya terdengar kemana-mana dan membuat orang rela datang jauh-jauh ke tempat ini?

Jauh-jauh nyari jodoh ke mari teutep aja gak nemu. ahhh mungkin saja jodoh buat gw belom lahir!


Bangunan ini sepertinya Kafe deh, gw gak sempet turun kesitu. kelamaan antri di spot photo.

Jurus tapak seribu bayangan (bayang-bayang semu, kebanyak di PHP-in).

Klasik sih, tempatnya lagi happening di social media, letaknya di antara lereng perbukitan dengan hamparan pohon pinus macam di film twilligth sungguh membuatnya terlihat seksi dan memanggil untuk dijamah. seperti kebanyakan tempat wisata di Indonesia, memang daya jual tempat ini adalah spot photo yang disediakan oleh pengelola. Dengan hanya membayar 15 ribu rupiah utuk kemudian ditukarkan dengan gelang sebagai tanda masuk loe semua akan disambut ngarai dengan pemandangan pohon pinus dan itu semua loe bisa nikmati dari semacam teras beton campur kekayuan yang sengaja di bangun persisi di depan tangga masuk. Ada 4 spot photo kekinian yng disiapkan oleh panitia untuk mengabadikan moment liburan loe disini. pertama ada sky tree (Persis di Kali Biru, makanya tempat ini dibilang mirip kali biru) lalu ada ayunan yang akan membuat loe merasa melayang-layang diudara karena memang di buat berdiri kokoh diatas jurang, sehingga dari manapun angle photonya loe akan bisa melihat diri loe bermain ayunan di atas pohon pinus, lalu ada semacam seni instalasi bambu serupa Toa dan loe bisa duduk manis di tepiannya untuk kemudian mengabdikan diri loe disana. Dari semua spot yang ada di The Lodge Maribaya, Berspeda diatas bentangan sling kawat dari ketinggian sekitaran 15-20 meter dari permukaan jurang adalah yang paling menantang adrenalin, dan gw pun tak melewatkan kesempatan ini. mungkin gw adalah orang dengan phobia ketinggian berani menantang diri gw untuk bersepeda di spot ini karena pengen di photo dengan kecehnyaaaaaaaaa....



Spot bambu mirip Toa yang berbayar 15K per orang.



Ayunan ini Gratisan, letaknya dekat restoran. Biar hemat eiymmm.


Tapi jangan pikir loe akan bisa photo di ke empat spot ini dengan gratis, karena ini spot berbayar saudara! rangenya mulai dari 15-30ribu rupiah saja per spot PLUS mengantri berjam-jam untuk dapat giliran.  Selain loe bisa mengabadikan semua pose kenarsisan loe dari balik lensa kamera ponsel loe, para photographer proffesional yang di siapkan oleh pengelola juga akan membidik aksi loe, tapiiiiiiii hasil photonya pun tak akan diberikan secara cuma-cuma kawan!!!!! hei ingatlah tak ada yang gratis di dunia ini selain kentut. hahahahaha....

Lagi-lagi spot gratisan, depannya toilet, belakangnya area privte camping.


10 ribu rupiah per photo akan loe bayarkan kepada mereka jika ingin mendapatkan soft coppy photo loe. gak perlu risau tak membawa flash disc karena semua file photo loe akan dikirimkan secara langsung melalui semacam aplikasi berbagi photo yang bisa loe unduh ke ponsel loe. Kalau loe ingin merasakan sensasi yang lebih jauh lagi, loe bisa menginap di area private campnya dengan membayar 1.750.000 per malam  dan loe akan merasakan menginap dalam tenda serupa wujud labu berwarna orange.