Tampilkan postingan dengan label Young Entrepreneurs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Young Entrepreneurs. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Maret 2017

Perkara Tawar Menawar

Suka shooping?
Shooping apa biasanya?
Lebih suka shooping di mall, Bazaar, Onlineshoop di webstore or Instagram?
pertanyaan terakhir, SUKA NAWAR?

Sebagai pedagang, bertemu dan menghadapi costumer yang doyan nawar bukan hal baru lagi buat gw maupun pedagang-pedagang lain. Tipe mereka pun berbeda-beda. Dari yang nawarnya malu-malu, nawar secara saklek dengan memotong harga nyaris setengahnya dan kalau gak di kasih kemudian sok acting pura-pura pergi berharap di panggil lagi (Tipe penawar seperti ini sudah dipastikan lebih sering shooping di ITC), nawar dengan membanding-bandingkan brand yang sedang di tawar dengan brand besar seperti Zara, Top Shop, Top Men and the bleh and the bleh.

Contoh kasus costumer suka nawar yang pernah gw hadepin waktu lagi berdagang di pop up store reguler gw di Citos saban Hari selasa.

Costumer: "Diskon dong masssss, buat hadiah ulang tahun temen nih."
Gw: "Kasihan banget temennya di kadoin barang diskonan mbak. Harganya gak seberapa loh ini di bandingkan sama ongkos sampyen ngopi-ngopi 3 jam di Starbucks"
Costumer: "Hahahahahaaa.....bisa aja nih masnya. Tapi diskon yah, Temen kita pengen banget nih dress yang ini. Tar kita bantuin doa-in deh biar  laris manis dagangannya."
Gw: "Duhhhh sayang mbak PANITIA BAZAARNYA GAK MAU DI BAYAR PAKE DOA, MAUNYA DIBAYAR PAKE UANG CASH."
Costumer: "Ha...haaa.haaaa...Iya bener-bener, yaweis deh. Bungkus deh yang ini."
Gw: "Nah gitu dong cantikkkkk."

Lalu, di lain waktu gw juga menemukan tipe pembeli dengan tipe menawar yang nyakitin hati.

Costumer: "Bagus-bagus bajunya. nyontek modelnya di mana nih mas? Zara?"
Gw: SENYUMIN AJA
Costumer: "Yang ini berapa mas?"
Gw: "185ribu mbak."
Costumer: "Gak 50rb aja?
Gw: "Gimana kalau baju yang lagi ibu pake sekarang saya beli 50ribu mau?"
Costumer: BERLALU DARI BOOTH GW DAN BELI BAJUNYA DI BOOTH YANG LETAKNYA PERSIS DEPAN BOOTH GW.

Pesan gw buat tipe pembeli macam ini: Sebelum loe nawar dagangan orang loe cari tahu dulu tuh barang yang dijual produksi sendiri atau boleh ngambil di supplier yang bisa loe tawar seenak dengkul loe.







New Arrivals from Koji Daily Wear for this week. 




Selasa, 24 Januari 2017

Pop Up Market

Dulu sih sebelum GELOMBANG KEKINIAN melanda Negeri ini, disaat belum bermunculannya selebritis-selebritis social media dan saat belum ada anak-anak Alay yg saban pagi, siang, sore malam teriak-terial "La...la... Yeee...yeee...." Di semua stasiun televevisi swasta, orang-orang menyebut aktifitas berdagang musiman ini dengan "Bazaar" tapi, karena kata "Bazaar" atau "Pameran" terdengar Old school or so Last Year dan biar terdengar lebih kekinian, orang-orang skrng mahfum menyebutnya dengan "Pop Up Market". 


Munculnya berbagai jenis Pop Up Market di jakarta sebetulnya membantu roda perekonomian di kalangan pebisnis pemula loh, dan ini artinya para pelaku industri kreatif mendapatkan tempat yg tepat untuk memasarkan produk-produk hasil karya mereka. Tak terkecuali gw tentunya. 



Sebut saja Brigth Spot yg kerap diadakan dia pusat-pusat perbelanjaan ternama dan berkelas di seputaran Jakarta yg setiap kali penyelenggaraannya menyedot animo masyarakat Urban. Lalu ada Museum Market, Jakcloth Festival yg awal pelaksanaannya menggunakan plaza tenggara Gelora Bung Karno dan pada akhirnya meluas hingga ke pelataran Istora dan belakangan ini sedang melakukan tournya kebeberapa kota besar di Indonesia. Dan yang gak boleh dilupakan adalah Fashion Tuesday Bazaar Citos yg sudah lebih dari 1 dekade bertahan dijagad perbazaaran Ibu kota dan ttp menjadi barometer berbagai penyelenggaraan Pop Up Market di Ibu Kota. Jadi kesimpulannya, sudah semakin banyak orang, anak muda khususnya yang melek untuk menjadi pengusaha. 




Pergi ke Pop Up Market untuk sebagian anak-anak kekinian adalah wajib hukumnya, karena di event ini mereka bisa menemukan fashion stuff dan pritilan-pritilan untuk menunjang kekecean mereka dengan sangat mudahnya. Jadi Pelaku Industri Kreatif, Pop Up Market (yg menjamur) dan anak-anak kekinian ibrat setali tiga uang. 


Sabtu, 18 Oktober 2014

Change your mind, NOW!!!

Background pendidikan mu apa?
S1, S2, S3?
Alumni universitas kenamaan dalam negeri? Atau jebolan universitas kece di Luar negeri? 

Sekarang kerja dimana? 
Perusahaan Multinasional?

Gw cuma lulusan Sekolah Menengah Atas, sekolah gw juga bukan sekolah elite, cm SMA Negeri yg gedungnya dibangun persis diujung landasan pesawat sebuah perusahaan kaliber Internasional di kota kecil Bontang.

Eniwei, gw memutuskan untuk berwirausaha sejak 4 tahun lalu. Lelah jadi karyawan yg siklus kehidupannya begitu-begitu aja.

Saat gw memutuskan angkat kaki dr perusahaan terakhir tempat gw mengais rejeki, hanya satu yg gw tanamkan dlm otak dan hati gw: BIAR USAHA KECIL TAPI GW OWNERNYA!!

Tentu pemikiran seperti itu harus terus diupdate agar usaha yg dibuat akan terus berkembang. 

Gw jamin semua orang sudah Akrab dengan istilah Industri Kreatif atau Ekonomi Kreatif. Yesss, ini adalah sektor yg diangkat setingkat kementerian karena value yg signifikan buat negara ini. Contoh penggunaan Sumber daya alam terbarukan, menciptakan banyak lapangan pekerjaan, munculnya entrepreneur muda, and much more.

Salah satu entrepreneur muda yg gw kenal adalah pemilik akun instagram @idekuhandmade 
Seorang perempuan muda, stylish person, yg mengembangkan usaha handy craft dan diperjual belikannya melalui sosial media.




Owl Pillows karya @idekuhandmade bersarang dikamar gw

Yomamen, sekarang hidup kita sudah sangat dipermudah dengan teknologi, banyak sosial media yg bisa kita gunakan untuk berdagang dan itu gratis. So bagi gw kl cm alasan permodalan, tempat usaha, bla.....bla....blaaaa....blaaa....itu cuma alasan klasik nan klise! Karena sesungguhnya menjadi pengusaha dibidang Ekonomi Kreatif you only need two things: KEMAUAN & SEDIKIT LEBIH KREATIF! 

Jadi kl loe bisa memperkaya diri loe dengan segala keahlian yg loe punya, kenapa juga loe harus repot-repot memperkaya orang lain.
i'm rigth?

So, change your mind! Starting from NOW!!!!