Selasa, 24 Januari 2017

Pop Up Market

Dulu sih sebelum GELOMBANG KEKINIAN melanda Negeri ini, disaat belum bermunculannya selebritis-selebritis social media dan saat belum ada anak-anak Alay yg saban pagi, siang, sore malam teriak-terial "La...la... Yeee...yeee...." Di semua stasiun televevisi swasta, orang-orang menyebut aktifitas berdagang musiman ini dengan "Bazaar" tapi, karena kata "Bazaar" atau "Pameran" terdengar Old school or so Last Year dan biar terdengar lebih kekinian, orang-orang skrng mahfum menyebutnya dengan "Pop Up Market". 


Munculnya berbagai jenis Pop Up Market di jakarta sebetulnya membantu roda perekonomian di kalangan pebisnis pemula loh, dan ini artinya para pelaku industri kreatif mendapatkan tempat yg tepat untuk memasarkan produk-produk hasil karya mereka. Tak terkecuali gw tentunya. 



Sebut saja Brigth Spot yg kerap diadakan dia pusat-pusat perbelanjaan ternama dan berkelas di seputaran Jakarta yg setiap kali penyelenggaraannya menyedot animo masyarakat Urban. Lalu ada Museum Market, Jakcloth Festival yg awal pelaksanaannya menggunakan plaza tenggara Gelora Bung Karno dan pada akhirnya meluas hingga ke pelataran Istora dan belakangan ini sedang melakukan tournya kebeberapa kota besar di Indonesia. Dan yang gak boleh dilupakan adalah Fashion Tuesday Bazaar Citos yg sudah lebih dari 1 dekade bertahan dijagad perbazaaran Ibu kota dan ttp menjadi barometer berbagai penyelenggaraan Pop Up Market di Ibu Kota. Jadi kesimpulannya, sudah semakin banyak orang, anak muda khususnya yang melek untuk menjadi pengusaha. 




Pergi ke Pop Up Market untuk sebagian anak-anak kekinian adalah wajib hukumnya, karena di event ini mereka bisa menemukan fashion stuff dan pritilan-pritilan untuk menunjang kekecean mereka dengan sangat mudahnya. Jadi Pelaku Industri Kreatif, Pop Up Market (yg menjamur) dan anak-anak kekinian ibrat setali tiga uang. 


5 komentar:

Puput mengatakan...

Ooow jadi yg di citos itu namanya pop up market, keren itu.. Kebetulan citos kan tempat nongkrongnya anak muda. Buat fashion yang kekinian emang pas ditaro dsn

Son Agia mengatakan...

Waduh aku bahkan baru denger istilah pop up market ini, bang. Ha ha maklum gak punya spirit bisnis.

Tapi tetep, bazaar yang paling keren dan ditunggu-tunggu mah bazaar buku dong..

AuL Howler mengatakan...

Jadi inget foto foto di sini belum diposting hihihihi

Coming sooonn!

Rezky Pratama mengatakan...

jujur baru tau ada pop up market di tulisan di atas
saya mah taunya pop up ads di browser di laptop saya hehe

Ocha Rhoshandha mengatakan...

Oooh gitu ya, oke, saya akan membawa istilah baru ke daerah saya "pop up market" biar nggak terkesan bazar-bazaran ala-alaaaa gituuu