Senin, 09 April 2012

Pengkhianat Cinta


"Kamu jahat"
"Apa kurangnya aku"


Dua kata itu terus tergiang-ngiang dalam pusaran otakku manakala menatapmu yang sedang terlelap dalam tidur malam ini.

Aku tahu benar raut wajah itu memendam luka yang teramat sangat, luka akibat pengkhianatan dari seorang kekasih busuk macam aku.

Ingin rasanya kuputar kembali roda waktu dan membakar habis bukti autentik pengkhianatanku yang kau temukan dan membuatmu menangis hingga hilang kesadaraan sesaat.

Kamu sesegukan karena pengkhianatanku, dan aku berlinang air mata karena kebodohan dan rasa bersalahku.

Kamu tahu, aku ingin meledak karena rasa bersalah ini.
Noktah Merah yang aku berikan dalam percintaan kita membuatku merasa terbakar dalam rasa penyesalan yang teramat sangat.

lalu....

Disudut kamar ini aku terdiam, meradang dan terus berlinang air mata karena aroma pengkhianatan yang teramat pekat yang kuciptakan.
dan kusadari telah menyia-nyiakan cinta tulus dari dirimu

Kita berdua telah terluka.......

7 komentar:

Cipu mengatakan...

Fai, bikin mako novel deh... pasti banyak yang beli.... Kalau jadi novel ini toh, saya yakin bisa disinetronkan.... Kalau ada mi produser yang tawariko... ajak2 maka main pelem nah

Mila Said mengatakan...

entah kenapa pas baca "Noktah Merah" gw langsung keinget sinetron di indosiar jaman dulu "noktah merah perkawinan" yang main ayu azhari

Agus Irwanto mengatakan...

speechless

arik mengatakan...

Setiap ada perselingkuhan, yang ditanya selalu,"Kurang apa aku?"

Harusnya dia menjawab,"Kekurangan kamu buanyyyaaaakkk bangeeetttssss"

Hahaha ... biar sadar diri, bahwa Nobody's Perfect. And belum ada satu satu orang dokterpun yang sanggup menciptakan obat "BOSAN"

Fin mengatakan...

Ish.... Fai ceritanya sepenggal sepenggal, jadi penasaran dan menebak2 euy...

fai mengatakan...

@cipu: project novel sedang dikerjakan kodong, tunggumi saja yak

@mila: sooooooo last year yak, hahahahaaa

@agus: *sodorin naskah pidato*

@arik: wah harusnya kemarin sebelum gw memberikan pengakuan gw harusnya kontak loe tyah bos, biar lebih terarah gitu pengakuannya, hahahahaaa

@fin: biar loe balik lagi kesini buat tebak2an buah manggis, hahahahah

benniantoni mengatakan...

ini fiktif apa beneran fai ?