Kamis, 01 Desember 2011

Metrosensual Part II

Before....


Red sweetshirt from Esprit, Black jeans from Crazy No Play by Fai, Brown Sneakers from League


After...


Black shirt from The Executive, Blue Jeans from Crazy No Play by Fai, Belt from Levi's, Tie and Black boots

Sabtu, 12 November 2011

Laki Metrosensual


"Don't judge a book by it's cover"

Menurut hemat gw menempati urutan pertama quotes yang sudah sejak lama dihempaskan dalam dasar tong sampah oleh para sosialita diseantero jagad raya. Bila perlu nama dari brand yang sedang happening terpampang besar-besar di belakang kerah baju mereka dengan tulisan yang di BOLD setebal mungkin.

Tapi pepatah itu berlaku buat gw!

kenapa?

karena gw akan memakai apa yang menurut gw nyaman dan ternyaman untuk gw. i don't really care what the people saying ketika melihat packing gw yang sebenernya lebih tepat diberi stempel BERANTAKAN, dengan tulisan italic yang dibold dan di garis bawahi.

Bahkan sangking muaknya dengan ketidak pedulian gw soal penampilan, seorang teman yang sangat well prepare dengan "dandanan"nya pernah berkomentar:

"Mbok yo gaya dikit kenapa fai? loe itu fashion designer, semua klien akan liat penampilan loe. gimana mereka mau percaya loe bisa mempercantik mereka dengan baju-baju hasil karya loe, kalau mereka liat loe sendiri amburadul"

Ahhhh......sebenernya saran itu ada benarnya, tapi saat itu, sederet kata-kata itu hanya numpang lewat dari lubang telinga kanan gw lalu hilang semuanya terbawa angin ketika keluar dari lubang telinga kiri gw tanpa ada yang sempat tersisa dalam otak gw.

Peduli setan lah yah, pikir gw.

lalu......

Kok sekarang-sekarang gw jadi malu ati sendiri yah, disemua kesempatan, outfit yang nempel di badan gw kok yo itu lagi itu lagi.

Hemmmm......

Mungkin gw sudah harus mulai memikirkan membeli beberapa lembar baju baru, beberapa potong celana, dan mengganti semua underwear gw yang karetnya sudah keriting. Dan berlari ke salon untuk memotong rambut gw supaya lebih gaya dan kece.

Aaaaaiiihhhhhhh......sepertinya sebentar lagi di jidat gw akan tertera stempel "LAKI METROSENSUAL"
alamak jannnnnnnnnnnn.......

Kamis, 27 Oktober 2011

Pipis dimana?


Gw lari terbirit-birit, ada sesuatu yang terus bergejolak di dalam kantung yang tersembunyi di bawah sana, minta segera dikeluarkan.

Balik pohon? ahhhhh terlalu banyak mata yang akan memandang, belum lagi cerita-cerita mistis yang intinya akan membuat "sesuatu" dibawah sana akan "membesar" dengan sendirinya jika jin iprit penunggu pohon merasa terusik dengan bau pesing yang dikeluarkan dari bawah sana.

Kemudian gw berlari kocar kacir lagi, karena sesuatu yang hendak keluar itu semakin mendesak, dan pilihan selanjutnya adalah tembok tinggi yang menjulang di depan sana dengan tulisan-tulisan grafity yang entah apa maknanya, tapi kemudian gw terhenti manakala membaca sederet tulisan besar-besar yang sangat menjengkelkan. "SELAIN ANJING DILARANG KENCING DISINI" ahhhhhhhh.....

Tak tertahankan sudah, sesuatu yang hendak keluar dari tadi, mancur dengan sendirinya tanpa bisa gw cegah, serrrrrrrr.........

Gw terbangun dengan gelagapan, kasur gw basah, boxer gw apalagi, bantal guling gw ikut benyek tersiram air seni, ahhhhhhh gw ngompol. asemik!

Kamis, 20 Oktober 2011

kopi Darat


Hufffftttt......
Nyaris pukul 2 dini hari ketika, daun pintu kamar kos gw terbuka beberapa detik setelah anak kunci menjerit "Kletak...kletak" sebanyak dua kali. Tubuh lelah gw disambut oleh aroma apek kamar gw yang khas.

Kantong jas berisi bustier dan beberapa dress yang gagal dikenakan oleh perempuan itu terhempas di atas kasur gw meninggalkan bunyi "Bummmm..." yang tak seberapa kencang. Baju-baju itu gagal membalut tubuh sintalnya bukan karena dia tak menyukai bentuknya yang kelewat sederhana, melainkan karena sizenya yang terlampau sesak.

Ini adalah kali kedua, gw gagal total membuatnya terlihat memesona. Kali pertama, ketika kesempatan itu datang disaat yang tidak tepat, jadwal pekerjaan yang terlajur gw sepakati dengan pihak lain-lah yang membuat rencana manis itu berantakan di tengah jalan. Kali kedua, malam ini, ketika kesempatan itu datang dengan sangat cepatnya, sehingga gw tak punya waktu banayk untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik.

Tapi harapan itu tak pupus, kesempatan pada kali ketiga datang dan gw tidak akan melepaskannya sirna begitu saja. Broakt prancis shocking pink gw olah dengan sebuah pengharapan penuh, hingga kurang dari 24 jam tenggat waktu, sebuah kabar mengejutkan datang.

nyie-nyie: "Temanya Army Look."

Damnnnnnnnnn.......

Hanya 4 jam, yah, 4 jam gw berkutat dengan sebuah pengharapan. Hanya 4 jam pula gw berusaha merubah sebuah bustier kekecilan menjadi sebuah dress loreng militer.
aaaahhhhh.....menggelinjang rasanya!

Bukan 4 Mata, trans 7


Kakek-kakek Narsis, Trans TV


Dering PrimeTime, Trans TV






Dering Pagi, Trans TV


Artis : Aliya Sachi
wardrobe : Crazy No Play by Fai
Stylish by : Fai