Senin, 15 September 2014

Cemilan sore-sore


Green tea panacota. 


Orang lain boleh saja tergila-gila minum kopi, tapi gw lebih suka menikmati secangkir tea, bisa juga lebih! Tergantung  isi dompet. Simple aja, karena gw penyandang penyakit maag akut, so gw memilih menghindari kopi. 

Secangkir lecy tea sore ini ditemani sepiring deserts: Green Tea Panakota yg gw pilih random dr buku menu yg diberikan oleh seorang pelayan kafe. Sejujurnya saat memilih menu ini gw gak kebayang seperti apa penampakannya, seperti apa rasanya. Asal pilih, asal tunjuk, and the end ternyata Green tea panakota dikongkow-kongkow sore ini ternyata menggoyang lidah. 








Sabtu, 13 September 2014

Apartemen Horror!

Sebagian orang beranggapan tinggal di Apartment tuh keceh, berkelas, bla....bla....bla....

Tapi buat gw pribadi, tinggal dirumah itu jauhhhh lebih keren. Bisa menikmati butiran air hujan yang menghantam genteng rumah, atau menghirup bau tanah yang naik kepermukaan karena disetubuhi hujan. 

Hemmm....
Ngomong-ngomong, beberapa bulan lalu gw menyambangi flat Viona disebuah Apartment dikawasan kuningan. Semula biasa aja, sampai ketika lift yang membawa gw belasan bahkan puluhan meter dr permukaan tanah berhenti dan sontak membawa gw melangkahkan kaki keluar Dr bilik kecil berinterior minimalist Itu.

DAMN!!!!
Gw salah lantai!
Kenapa pula liftnya berenti di lantai 17, bahkan gak ada seorangpun diLantai Ini. Fakkkk HORROR! Dan lebih horror lagi karena lift yg membawa gw ke lantai ini stuck disini, gak bisa naik gak bisa turun. Duhhhhh betapa rempongnya berada diapartemen dgn sistem pengamanan yg ketat sekali.

Oke, penderitaan gw belum berakhir! Hand phone gw low bet, totally metong, Dan bulu kuduk mulai berdiri satu demi satu. Jadi gak perlu aba-aba lagi untuk segera menyelamatkan diri melalui tangga darurat. Fineeeeee...17 lantai  menuju lobby. 

Kawan, dramanya belum berakhir! Satu-demi satu anak tangga gw lalui Dan cahaya lampu semakin habis di anak-anak tangga berikutnya, bisa ditebak selanjutnya, gw dihadapkan dengan ruangan gelap gulita. Jadi, daripada nanti kencing dicelana gara2 ketemu sosok aneh dibawah sana, gw memutuskan untuk keluar Dr Lantai 9 ini. Dannnnnnn, pintu daruratnya gak bisa dibuka Dr dalam saudara-saudara.

Sial!

Udara makin tipis karena sudah tidak adalagi cela udara untuk masuk ke dalam sini.
So, daripada mati lemas, mau tak mau suka tak suka, gw harus menerobos kegelapaan dgn perasaan gundah gulana.  

--------------------------------------
Viona: "Lumayan deh tuh yah betis kondean turun anak tangga 18 lantai."

Gw: "Ini macam habis diperkosa asal-asalan."


That's why I hate apartments.





Jumat, 12 September 2014

Keren bikin bergairah.

Bekerja di Industri fashion yang serba glamor kenyataanya memang gak mudah, kejam! Tapi sekaligus menyenangkan! Atau kata lainnya MERIAH.

Gw juga sudah lebih lunak sekarang, gak se-naif ketika awal-awal memijakkan kaki di bidang pekerjaan ini. Statement yg kerap gw tekankan pada teman-teman bahwa gw ingin klien-klien lebih melihat karya gw, bukan penampilan gw Yang alakadarnya sudah tidak relevan lagi untuk gw terapkan. 

Terlihat keren itu memang sebuah keniscayaan teman. Sometimes jadi pusat perhatian itu memang menggairahkan! 

Dan....

Gw pun beruntung punya teman-teman yang stylish, gw jadi ketularan pengen keceh. Resikonya cuma 1, BELANJA MOLO!!!! Menyebalkan!!!


Glasses by Hasil ngerampok temen.
Shirt by Beli di Online Shop.
Vest by Crazy No Play.
Pants by Salt & Paper.
Shoes by Rizal Armada.
Bags by Beli di Malioboro.

Fashion Stylist by Wiwit Sebrina.
Location at Sinou Kaffee Resto Panglima Polim.

Selasa, 09 September 2014

Afternoon Tea
















AFTERNOON TEA, bercerita soal persahabatan 3 orang yang bekerja didunia fashion dengan spesifikasi bidang pekerjaan yg berbeda. Ketiga sahabat ini punya agenda rutin dipenghujung minggu yakni: Afternoon Tea sembari bercerita satu sama lain mengenai segala masalah yg terjadi dalam pekerjaan mereka.

Henry Habayahan, Sutradara muda jebolan sebuah program di TV swasta nasional berkolaborasi dengan Fei (Fashion Designer), Wiwit Sebrina (Fashion Stylist), Aditya Wardhana (Fashion Photographer) serta Alexandra Aubrey (Make up artist) serta menggandeng pemain Sinetron kawakan Shezy Idris dan Presenter handal Shita Destya akan menyuguhkan cinematography yg ciamik dengan setting Kawah Putih Ciwidey dan romantisnya suasana Sinou Kaffee Resto Panglima Polim. 

Film pendek berdurasi 7menit 25detik ini akan release setelah mengikuti beberapa short movie festival di Inggris dan Belanda.