Senin, 13 Juni 2011

Artis, Wedding Dress, Crazy No Play


Pernikahan tanpa wedding dress ibarat gula tanpa semut, tidak manis tidak menggigit.
Arena resepsi pernikahan ibarat sebuah runway yg jadi ajang "pamer" tingkat kemapanan seseorang. Kalau modal mengkeret "salon pengantin" jadi surga buat menyewa wedding dress untuk dipakai bersanding di pelaminan. Lain halnya dengan kalangan borjuis atau yang memaksa menjadi kalangan borjuis semalam demi sebuah pesta pernikahan gegap gempita, akan melarikan diri ke Designer kondang dengan harga sepotong gaun pengantin bernilai puluhan juta hingga ratuisan juta. Wowwwwwwwww!!!!!

Tapi apa jadinya jika seorang pesohor negeri mempercayakan wedding dressnya di buat oleh sebuah online shop yg baru seumur kecambah bertunas? INI BARU BERITA fenomenal dan bombastis!

Adalah Shezy Idris yang berani mengambil resiko tersebut dengan mempercayakan wedding dressnya digarap oleh CRAZY NO PLAY, membuat gw sang pemilik onlineshop tersebut menggelinjang basah hingga ejakulasi tanpa penetrasi.

Sheza Idris wearing kebaya from Crazy No Play by Fai - Prosesi lamaran Shezy & Akizz


Sheza Idris and Me


Shezy Idris wearing red kebaya from Crazy No Play by Fai - After siraman, 10 Juni 2011


Shezy Idris wearing red kebaya from Crazy No Play by Fai - After siraman, 10 Juni 2011


Kebaya for akad nikah Shezy Idris from Crazy No Play by Fai


Design dan kebaya Shezy Idris from Crazy No Play by Fai, Akad nikah 11 Juni 2011


Shezy Idris pose before akad nikah. liat ajah mukanya tegang mampus



Akizz Taffari, gw, Shezy Idris





Sheza and Shezy Idris wearing kebaya from Crazy No Play by Fai - Akad nikah, 11 Juni 2011


Sheza Idris and me dengan muka kecapean - after akad nikah

Minggu, 08 Mei 2011

1st Anniversary Crazy No Play

Dulu.....

Client: "Gila, mahal banget harga designnya? Km tuh belom pantes dpt fee segitu, belom punya nama! Udah terima aja berapa penjahit kasih ke kamu"

Berikutnya.....

Komentator: "Hahahahaaaaa......koleksi loe macam baju PNS ama OB dikantor gw!"

Beuhhhhhhh, betapa nelangsanya cemohan-cemohan itu ketika mampir ditelinga. Seketika rasa sakit hati menggumpal menjadi dendam kesumat! PEMBUKTIAN DIRI

And now, I'm so pround, diantara caci maki itu, Crazy No Play sudah berumur 1 tahun hari ini.

Many thanks to all my costumer to make me belive. Dreaming not only dream if we talk less but do more action.

big thanks to my beloved friend Danan, because make this come trus *big hug* sambil nyodorin bir segentong.

Thanks to Vita yg berani ksh gw kesempatan dgn memajang karya gw di rubrik fashionnya, tabloid genie setahun terakhir.

And many thanks to all of you blogger.

Alhamdulilah, puji syukur untuk Allah, yg sudah membuat gw jatuh, bangun, jatuh lagi, bangun lagi dan lari.

Pe er terbesar membuat Crazy No Play naik kelas di tahun kedua. Amin

Senin, 11 April 2011

Perfect Nigth : 29th B'day Anniversary


Nasi Liwet, Bebek goreng,sambel terasi,iga bakar,otak otak,teh manis panas, dan segelas jus alpukat sudah tersaji di depan mata dengan perasaan membuncah karena menahan lapar sejak tadi.

Hiruk pikuk manusia yang memenuhi pasar tong-tong ciwalk Bandung, sudah tak gw hiraukan. Dingin angin malam yang menghantam menjadi hangat dengan dia di samping gw. Beberapa pasang mata mulai melirik curiga ke arah kami ketika dengan serta merta dia menyuapkan satu potong otak otak berbumbu ke mulut gw.Ahhhhhh

Ahhhhh....Sebuah permulaan yang menyenangkan.

Entah pukul berapa ketika kami berdua tiba di peraduannya. tak penting memikirkan jam berapa sekarang.Ada hal yang lebih penting yang harus segera dituntaskan dengan sebaik-baiknya. Hawadingin berubah menjadi panas nan bergelora dalam sekejap mata.

SENSOR!

Tinggal beberapa menit lagi ketika kami berdua duduk berhadap-hadapan di pojok MCD dengan kentang goreng, dan berbalut celana pendek alakadarnya.

00.00 WIB

Dia: "Selamat ulang tahun."

Ahhhhhh....perfecto nigth! sebuah perayaan kecil-kecilan yang menyenangkan with someone special.


Bandung,10 April 2011

Kamis, 07 April 2011

Singgasana kakek


Berrrrrrrrr....hawa dingin Lembang langsung menampar gw dengan jumawa ketika badan gw yang besar dan tidak sexy ini menyeruak dari dalam mobil yang sudah parkir dengan cantiknya digarasi rumah besar ini beberapa detik lalu.

Sudah pukul 02 dini hari rupanya, nyawa juga belom lagi terkumpul dengan sempurna, dengan gontai gw seret juga langkah gw beserta satu extra big travel bag berisi wardorbe untuk pemotretan pagi ini ke lantai dua melewati tangga yang rasanya cukup spoky.

Dey: "Tidur dikamar ini ajah fai."
Gw: "Dimana aja jadilah."
Dey: "Yoweis, met tidur ye, jangan begadang tar dimarahin bang Rhoma Irama.
Gw : "Lahhhhhhhhhh, aposehhhhh."
dengan mimik ancur bin menjijikan dan segera menutup pintu kamar karena dah sangat kebelet

Krekkkkkk...pintu kamar mandi terkuat, dingin, lembab. Segera gw meletakkan pantat gw ke closet porselen dn cessssssssss....dingin.

Sekelebat bayangan pria masuk ke dalam toilet, lalu di belakangnya menyusul beberapa orang lagi, sementara gw hanya duduk diam dengan pandangan nanar. bayangan itu begitu nyata rasanya. sampai semua bulu di badan gw ikut berdiri.

Segera gw tuntaskan keperluan gw di toilet ini dan langsung kabur meringkuk di tempat tidur dengan perasaan kacau balau sambil mulut terus komat kamit baca mantra apa ajah yang terlintas.

Gw meronta, mulut gw terus komat kamit, tangan gw di pegangi dengan sangat kuat, hembusan nafas kakek tua itu terasa menyapu kulit wajah gw. Dengan kilat cahaya mata yang memperlihatkan kemarahan dia dekatkan wajahnya ke wajah gw sambil bergumam

Kakek: "Ngapain kamu tidur di singgasana saya?" ujarnya dengan sorot mata menyala-nyala.