Senin, 25 September 2017

Agnez Mo, VM international & Houte Couture

Agnez Mo is Back.
Video Music terbarunya "Long As I Paid" menguncang jagad per youtube-an. Tak kurang 3,7 juta orang mentonton video clip single internationalnya dalam kurun waktu 2 hari saja. Amazingggggggg.



Bukan Agnez namanya kalau tak dinyinyirin oleh warga dunia maya. Mulai dari Menssion mewah yg dijadikan lokasi pengambilan gambar yang juga pernah di gunakan oleh si Mother Monster Lady Gaga untuk video clip Paparazi. Tapi menurut gw itu bukan perkara besar, sebagai "pendatang baru" di industri musik dunia, influence akan datang darimana saja. Tapi menurut gw penggunaan lokasi yg sama bukan masuk dalam kategori copy cat. Terlalu lebay menurut gw orang-orang yg punya pemikiran demikian.

Lalu soal wardrobe yg dikenakan Agnez di video clip ini yang notabene adalah karya fashion designer kenamaan Tanah Air Anne Avantie yg sangat identik dengan kebaya. Well, kali ini gw meyalahkan semua media baik media online dan media cetak yg membuat artikel tentang wardrobe yang dikenakan oleh Miss Mo. Mennnn, thats not "KEBAYA" any way. Orang-orang yg menyebut baju yg dikenakan oleh Agnez Adalah kebaya juga tidak sepenuhnya bisa dipersalahkan, karena ketidak tahuan mereka mengenai the real of kebaya. Bahkan dalam caption  postingan di Instagram Anne Avantie, designer kondang ini pun sudah menjelaskan bahwa wardrobe yg di pakai oleh Agnez Mo bukanlah kebaya.

Sebagai orang yg pernah menjadi salah satu finalis Lomba Rancang Kebaya sebuah majalah fashion kenamaan Indonesia, i will let you know what kebaya is.

KEBAYA adalah baju perempuan, yang memiliki cutting Kebaya Kutu baru dan kebaya Kartini.

Jadi bisa disimpulkan bahwa pakaian yg dikenakan Agnes sepanjang video clip terbarunya yg juga di sutradarai oleh dirinya sendiri bersama Sasha (yg merupakan photographer Fashion kenamaan di Amrik) adalah BAJU dgn kategori Houte Couture.

Apa itu Houte Couture?

Adalah pakaian yg pengerjaannya, dikerjakan 90% oleh tangan karena detail didalamnya tidak memungkinkan dikerjakan oleh mesin. 

Well, congratulations Agnez for the latest clip, semoga lagunya gak nyungsep seperti lagu sebelumnya. Proud of you.

Rabu, 16 Agustus 2017

Take A Breath

After three week doing my job, finally its time to take a breath for a while and enjoy me time with this lady before i got back my busy time until september. We spend our time at cozy korean restaurant around PIK named GAMSUL. 

Why her?
Its because She always stand by me in any condition. When im happy, when im fall into fucking deep hole. So for me, she is not only a closer friend, she is my lovely sister. 




Kamis, 10 Agustus 2017

Sheza Idris Menikah, Sejarah 7 Tahun Lalu Berulang

Tahun 2011 gw pernah POSTING INI. Saat itu menjadi titik lompatan besar karier gw di industri fashion yang baru gw geluti sekitar 5 tahunan. Shezy Idris adalah selebritis indonesia pertama yang mempercayakan kebaya pernikahannya kepada gw yang terbilang masih anak kemarin sore. Hari ini Sang adik, Sheza Idris membuat sejarah itu berulang. 




Hari ini serasa balik lagi ke moment 7 tahun lalu, semua masih nyaris sama. Di tempat yang sama, di keluarga yang sama, dengan prosesi yang sama. 



Shezy Idris after siraman di tahun 2011 (kiri) // Sheza Idris after siraman 2017 (kanan)

Satu hal yang gak pernah berubah dari anak ini adalah, dia tau banget apa yang mau dia pakai. so kebaya yang pernah gw buat untuk dia gak pernah bias bias kasih A.K.A biasa-biasa aja.


7 tahun lalu saat dia mengenakan kebaya sunda yang gw modifikasi di prosesi lamaran Shezy Idris, lalu kebaya kutu baru yang nampak kekinian di prosesi siramannya hari ini.

7 tahun lalu Shezy Idris mengenakan kebaya rancangan gw dengan label Crazy No Play dan hari ini Sheza Idris mengenakan kebaya hasil rancangan gw dengan label yang telah berganti menjadi FASHION ETHNIC INDONESIA a.k.a F.E.I ( my name for sure)












Senin, 24 Juli 2017

Merasa Turis Di Kampung Halaman Sendiri

Mudik, satu kata yang sangat familir ditelinga terlebih saat Ramadhan nyaris mencapai pucaknya. Tapi sebetulnya pernah gak sih loe coba mencari tau arti kata ini secara khusus?
Sepengetahuan gue, Mudik itu berasal dari kata "Muleh Ndisik" yang merupakan bahasa jawa yang artinya adalah "Pulang dulu". Mungkin karena banyaknya orang-orang Jawa yang merantau ke berbagai daerah di seluruh pelosok Negeri dan akan pulang ke kampung halaman saat Lebaran tiba, menjadikan sepenggal kata ini menjadi kata yang banyak digunakan oleh orang-orang perantauan.

Ngomongin soal mudik, Lebaran kemarin gue menghabiskan 21 Hari di kampung halaman yang berjarak 2262 Km dari Ibu Kota Jakarta. almost a month! Secara Pulang ke Bontang itu adalah moment langka buat gw di tambah ongkos mudiknya bikin kantong kering kerontang, jadi sayang aja kalau pulang kampungnya cuma beberapa hari, MUBAZIR.

Pulang ke Bontang itu, gue selalu mengatasnamakan diri gue ini adalah turis. Karena dengan begini gue akan selalu mencari hal-hal baru di Kota gue ini. Kedengeran rada aneh ya? MEMANG.  Walau ini adalah kampung halaman sendiri, tapi tak mengunjunginya dalam rentan waktu satu sampai dua tahun pasti akan banyak hal yang berubah dan baru. Ditambah sekian tahun hijrah dari kota ini membuat gue kehilangan banyak teman di Kota ini, Nyaris gak punya teman. Jadi untuk membuat 21 hari liburan gue di kampung halaman tetap hangat dan berkesan, maka gw pasti akan blusukan sana sini buat cari-cari hal baru. And you know what? I found it!! sebuah area eksotis berpasir dan gersang nyaris di ujung kota Bontang.


Loe gak akan menemukan langit seindah ini di Jakarta

Pusing mikirin jodoh yang gak kunjung datang

Three Mas Ketar Ketir

Pose wajib!!!

Gersang kek idup gw

Lagi nyari teman jalan yang bisa di gandeng

Lelah

Yang Motoin:
Jordan - Saiy - Bogel


How to go to there:

Dari Jakarta ( Naik pesawat ke Balikpapan ) Dari Balikpapan naik Travel atau bus ke Bontang melewati Samarinda -/+ 6 Jam. Nyampe Bontang istirahat dulu lempengin punggung sama pantat yang panas. lalu setelah itu dari Pusat kota Bontang ke Arah Bontang Lestari ( Area pemerintahan Bontang berpusat) melewati kantor Walikota, lalu Stadion Sepak Bola Bontang kemudian arah Lapas/ Penjara Bontang, nah maju dikit lagi dari Lapas, area ini ada di sebelah kiri. Saran gw kalau mau kesana bawa cemilan dan air minum.