Rabu, 05 November 2008

R bukan L

Namanya Novi Sophia http://profiles.friendster.com/29297657, temen kos gue yang lagi berusaha keras untuk mencari cintanya. Kategori pacar idamannya: (1). Lebih tua dari dia / dewasa, (2) Smart, (3) Mapan, (4) Jago ngecingcong pake bahasa inggris, (5) goodloking yang artinya gak malu-maluin dibawa kondangan. Kalau gak punya 5 kategori itu, jangan coba-coba deketin dia. sia-sia. Dia bukan tipe cewek yang bisa dikompromi karena loe bahkan masih kurang ½ dari satu kategori lagi yang dia pengen. Kok jadi ngomogin Novi yah? Bodoh!!!!, hehehehehehe……

Any way, novi yang memperkenalkan gue dengan KRISTY NELWAN, http://www.sweetestjourney.blogspot.com/. Memperkenalkan bukan dalam arti sebenarnya yah, yang jabat tangan sembari:

Gue: “Fais”.
Dia: “Kristy”.

So, yang gue maksud dalam “memperkenalkan”adalah dengan meminjamkan gue novel yang alih-alih dia pinjam juga dari Murni, CS nya. judulnya aneh menurut gue “L”.
Eniweibaythewaybusway….let’s talk about the Novel, secara udah lama yah gue gak kasih ulasan tentang buku yang gue baca.

Pertama,
Gue baca buku ini dalam waktu dua hari, dan rela gak ngerjain apa-apa termasuk proposal kerjaan yang seharusnya gue kelarin tepat waktu. Dan terpaksa boong sama rekan kerja gue dengan kirim sms ke dia.

Gue: “sorry proposalnya elum kelar, gue gak bisa begadang semalem. Gue meriang disko habis meeting sambil ujan-ujanan kemarin. Ini lagi gue kerjain. Begitu selesai gue email ke loe”.

Which is, itu sama sekali gak bener, karena waktu gue kirim tuh sms, gue lagi baca bukunya kristy dan gue sehat wal afiat alhamdullilah.



“L”

Adalah buku kedua krsity, dimana dia sanggup ngebuat semua orang yang baca bukunya (baca: GUE RASA!!!) termasuk gue, gak akan mau berenti baca neh novel sekalipun laper, ujan, gledek, tsunami, gemba, perang, meriang disko, ampe bela-belain nahan boker. Suwer tekewer-kewer!!!!! Krsity pandai banget ngebangun situasi dan alur cerita plus dengan ocehan “ala” sehari-hari.
Karakter tokohnya yang keren dan megang banget:

Ava Torino, tokoh utama yang perfeksionis, ambisius, perokok berat, player, alcoholic, gak percaya hantu dan semua hal berbau magic, berprinsip kuat untuk menjaga harga diri dengan bilang “gak ada yang mau menghargai kita selain diri kita sendiri” yang dibuktikannya dengan angkat kaki dari kantornya setelah mengatahui sahabat karibnya Jenna yang terbaring lemah karena stroek di Jogja ketika menjalankan pekerjaan disana, sementara kantor tempat dia dan jenna bekerja gak mau kasih kompensasi apa-apa. She walk out from she’s office dan ngatain bosnya MONYET GENDUT, ini namanya pembuktian prinsip, see?. Ava Tarino yang finding her love dari huruf depan untuk memenuhi ambisi punya pacar berdasarkan susunan huruf alphabet, and she is make it happen, berhasil mempunyai pacar-pacar dari A sampai Z di usia relative muda, 25 tahun! Artinya dia bisa pacaran diluar normal dari cewek-cewek kebanyakkan. Dia hanya butuh waktu 2 bulan untuk pacaran dengan orang satu huruf, tapi gue salut perinsipnya gak mau pacaran dengan orang lain sebelum selesai dengan satu orang lain, orang gila. Dan ketika dia hampir memenuhi ambisinya melengkapi pacar ALPHABETNYA dia kepentok dengan orang yang harus di pacarinya, laki-laki dengan huruf awal “L” dan dia tidak mudah menemukannya selama berbulan-bulan, padahal itu orang dengan huruf terakhir yang harus dipacarinya.
Pertemuannya dengan seseorang di Jogja hampir melengkapi daftar pacar alphabetnya, wajah laki-laki yang konon katanya tidak bisa dibilang jelek membuatnya terpana, tapi dia menelan pil kecewa setelah tahu nama laki-laki itu tidak berhuruf “L” seperti yang diharapkannya, tapi berawalan R, Rei. Kemudian pertemuan dengan laki-laki setelah Rei dihari yang sama di cafĂ© di hotel tempat dia menginap dan nama laki-laki itu berhuruf depan L. She is done, dia melengkapi ambisinya dan ini yang membuat semua berubah, gaya pacaran yang cuma mendapat jatah 2 bulan per kepala, menjadi 2 tahun untuk Ludi yang berhasil membawa perenungan panjang untuk Ava, she is change, dia yang tadinya tidak percaya cinta, luluh lantak oleh cara-cara romantis yang dilakukan dan diperlihatkan Ludi padanya. They are get merried! Because Ludi is the “L”ast or “L”ove and yang kalau digabungin LAST LOVE. See?

Carlo, si muka kotak (jadi inget perkataan Tamara Geraldine waktu terima award dari Jonny andrean “gak semua orang BATAK, punya muka KOTAK) berwajah sanggar tapi hati Rinto Harahap. Yups, seperti yang gue tahui selama ini temen-temen gue yang punya darah Batak, orangnya cukup gahar, gak penakut. Tapi Carlo aneh, hobby nonton infoTAIment, jatuh cinta tapi berani liat doang gak berani ngomong, sebelum diancam akan “dipecat ama Torino (ava, red) Carlo si Batak yang aneh.

Kim, miss celebrity yang doyan dandan tapi baik hati, brand oriented, tapi kalau pacaran setia bener, karena dia percaya arti cinta. She is carlo’s girl friend.
Jenna yang setia kawan, bijaksana, perhatian. Good girl!

Ludi, tunangan ava, yang sempurna dari segala sisi. Pinter, mapan, smart, taat ibadah, perhaatian, romantic, dari keluarga baik-baik, tapi ternyata BUAYA DARAT juga, tidak berprikemanusiaan yang adil dan beradab, tipe laki-laki yang diam-diam menghanyutkan yang pantas dicincang-cincang dan dijadikan cornet merek “Ludi”. Tega banget dia mengkhianati Ava dengan isep-isepan lidah dikantor sama Maya (gue yakin seyakin yakinnya dia juga isep-isepan yang lain, dasar otak mesum), yang nota bene adalah “perempuan penggoda” yang digunakan ava untuk menggoda Xi men pacar terdahulu Ava. Ludi, Laki-laki sialan yang Cuma bisa ngajarin “ngomong kalau ada masalah” tapi gak dibuktiin ke dirinya sendiri dan memilih selingkuh dengan Maya ketika tahu bahwa ava cari pacar hanya berdasakan huruf depan alphabet dan sering ketemuan sama Rei dengan cara diam-diam ngikutin Ava yang lagi berkunjung ke rumah Rei. Dia laki-laki gak tahu diri yang selingkuhin tunangannya yang coba bertahan untuk setia dan tidak pernah mau mengatakan I LOVE YOU pada Rei, laki-laki yang jelas-jelas dia cintai hanya karena punya prinsip gak mau selingkuhin tunangan sebaik Ludi yang setia dan mencintainya padahal BULSIT!!!. Karakter laki-laki penipu yang menipu ava mentah-mentah yang mencoba menepis pikiran bahwa Ludi juga tipe laki-laki tukang selingkuh dengan melihat sisi Ludi dari ketaatannya beribadah yang dia kagumi, but, he is……dia melakukannya! dia selingkuh dan you know what? sejak bagian dimana Ava merasa Ludi selingkuh, gue sebagai laki-laki juga ikut percaya dengan berbagai asumsi dan pemikiran “semua laki-laki do it same things” tapi gue terkecoh dengan kepandaian Kristy meramunya. SIALAN LOE KRISTY, SALUT gue. Wait, sialan atau salut? Aug ah, gue emosi jiwa ngegambarin karakter Ludi yang complicated.

Rei, pernah bekerja sebagai music director (MD) di radio prambors, laki-laki yang tidak sengaja menemukan dan ditemukan Ava di warung nasi goreng pinggir jalan di Jogja. Pertemuan yang tidak sengaja yang pada akhirnya membuatnya jatuh cinta setengah mampus dengan Ava, tapi menunjukkannya dengan cara yang “berbeda”. Pertemuannya dengan Ava membawa perubahan besar pada diri Rei yang rela berhenti merokok padahal dia juga perokok berat. Pertemuan kedua di bali setahun kemudian di sebuah acara puteri-puterian yang diliput oleh Ava dan Rei sebagai Event Organizernya, pertemuan kali kedua yang juga tidak sengaja.
Pertemuan kali kedua yang tidak direncanakan yang juga pada akhirnya membuat Ava sanggup salah tingkah dengan berbagai kejadiaan seru termasuk perayaan ulangtahun dadakan yang menggunakan ligther milik Ava untuk tiup lilin, dan hadiah berupa bintang-bintang glow in the dark yang dipasang Rei di dinding kamar hotel ava.
Rei berbeda, dengan caranya sendiri dia mencari cintanya, pertemuan kali pertama di jogja yang hanya sebatas kenalan tanpa nomor telpon, alamat, e-mail dan sebagainya yang notabene bisa dijadikan alat untuk berkomunikasi selanjutnya, but he dosen’t do it. Karena dia berbeda.
Pertemuan kali ketiga yang juga tidak di sengaja. Ava yang melamar dan diterima bekerja di salah satu tv station di Jakarta yang juga ternyata kantor tempat Rei mencari sesuap nasi. Dengan segala keanehan dan keberbedaan karakter Rei, dia sanggup mengurai hari-hari menjengkelkan bin mengesalkan yang berbuah pertengkaran-pertengkaran cinta dengan Ava, dan Ava justru menikmatinya ketika dia sudah bertunangan dengan L, yang akan menikahinya dalam hitungan bulan. Dengan caranya Rei sanggup membuat hati ava bimbang dan ragu akan keputusannya menikahi L, dengan caranya yang aneh pula ava bermetamorfosis dengan sempurna yang membawa alur cerita juga semakin matang dan buat penasaran. So, kenapa Rei gak pacaran sama Ava? Kenapa ava gak pacaran sama Rei? Padahal mereka saling cocok satu sama lain? karena R bukan L dan Rei berbeda. Satu kata untuk Rei : misterius.

Finally.....
Setelah baca buku ini dengan berurai air mata, gue bisa merekomendasikannya untuk kalian semua para pencinta. Cerita cinta yang diurai berbeda dengan cara yang berbeda oleh Kristy menjadikan cinta gak berasa basi, dan untuk para BUAYA DARAT (termasuk gue) baca buku ini, biar kalian ngerti ternyata gak selamanya rasa sayang ke orang lain bisa diartikan selingkuh, gue setuju dengan Kristy karena gue juga sedang mengalaminya.
Buat gue buku yang bagus untuk gue baca adalah buku yang ngajarin gue hal baru, buku yang sanggup buat gue nangis Bombay (hey, shudup!!! Laki-laki juga perlu nangis, tapi gak ditunjukkan di depan cewek, dan gue nangis di kamar gue, so I don’t care what u think about me, karena gue emang nangis senangis nangisnya baca buku ini, apalagi bagian dimana ava merasa sangat down setelah bersusah payah mencari Rei, dan begitu mengetahui Rei sedang sekarat di Belanda dan mempersiapkan segala hal untuk menyusul Rei ke Belanda, dia kemudian tahu Rei sudah meninggal karena kanker paru-paru stadium lanjut, membawa semua cinta yang dimilikinya, dia terpukul, butuh seseorang untuk tempat dia menangis, dia mencari L ke kantornya dan dia menemukan Ludi (tunangannya) sedang isep-isepan lidah dengan Maya, pelacur itu. Sebenarnya apa yang ada didalam kepala kalian para lelaki? Eh, tunggu gue juga laki-laki. Tapi gue gak sebrengsek Ludi, tapi masa sih gue gak brengsek? Who know? I’m!!!!!! dan satu lagi, gue nangis di bagian akhir dimana ava membaca surat pertama dan terakhir untuk ava dimana akhirnya diketahui bahwa R = L karena Rei adalah Leonard Reinaldi. Yang akhirnya gue kaitkan dengan bagian cerita dimana Ava menuruti rengekan teman-temannya untuk megang tangan patung Budha di candi Borobudur waktu mereka liburan yang mana dari gossip yang beredar seseorang akan bisa mendapatkan harapannya ketika bisa memegang tuh tangan patung, ava melakukannya padahal dia gak percaya dengan omongan itu yang menurutnya adalah TAKHAYUL. Tapi dia tetap melakukannya untuk menyenangkan hati teman-temannya SHE MAKE A WISH, FINNDING “L” dan dia harusnya menemukannya di warung nasi goreng dipinggir jalan jogja pas makan sore-sore setelah adegan megang tangan patung Budha di Borobudur, cowok aneh bernama Rei yang saat itu berjaket adidas yang membuatnya jatuh cinta pada jaketnya karena ke vintage-annya, bukan Ludi yang dipacarinya dan akan dinikahinya) buku yang membuat gue bisa mengharu biru. buku yang lucu yang bisa buat gue ketawa sambil jungkir balik.

So, setelah hari ini gue nambahin novelnya Kristy Nelwan “L” dalam buku yang masuk dalam kategori buku yang wajib gue baca dan wajib gue punya. Kristy gue janji setelah gue punya duit (lagi) gue akan ke gramedia untuk beli buku “L” loe tiga sekaligus. Satu untuk gue, satu untuk J, untuk pacar gue di Bontang dan satu untuk R, orang yang gue sayang. Karena….

1. Loe ketemu R, Rei tanpa disengaja, tapi gak bisa pacarin dia R bukan L dan akhirnya loe tunagan dgn L yang seiring sejalan loe jatuh cinta sama R yang pada akhirnya loe tahu dia adalah L yang loe pengen.

2. Gue chatting dengan R, gue jadi sayang sama dia, tapi dia udah punya pacar jadi nggak mungkin, kemudian gue mudik ke Bontang dan menemukan J disana, kita pacaran dan udah jalan selama dua bulan. Dan gue tetep sayang sama R.

Satu hal yang sangat ganggu sekarang, kenapa produser film gak ada yang lirik buku ini, ini buku bagus yang patut difilmkan.
Kristy, biayayi perjalanan gue ke Borobudur untuk pegang tangan patung Budha and I wanna make a wish, Mira Lesmana dan Riri Reza baca buku ini dan membuatnya menjadi film.

4 komentar:

The Armstrong mengatakan...

wah ada satu pertanyaan yg ingin saia ajukan kepada anda...

yaitu... (menddramatisir)

apakah anda anaknya meggy Z???

karna lagu yg anggur merah sangat kena feelnya... :D

faizz mengatakan...

hehehehehehehehe.....rese.....thanks udah menjamah tempat gue lagi.

Kristy Nelwan mengatakan...

*Tertawa-tawa nggak jelas*

mas..mas..nyebut mas, nyebut...

itu ntar pacar kamu kalo baca blog kamu gimanaaaaaa??? dasarrrrr...huahahaha...

xoxo,

~kristy~

faizz mengatakan...

masaya allah, kristy kasih komentar. thanks ya TORINO....jd tersanjung, good luck yah ama bukunya.

pacar gue baca? palig ilfill!!! hehehehehe....mentok-mentok di putusin, bagus bisa cr yang baru.
pertanyaannya emang ada yang mau?????